Sektor Pertanian Masih Dominan Mengupayakan Pangan

Author : esmeraldacalhounnew
Publish Date : 2021-06-03 02:42:54
Sektor Pertanian Masih Dominan Mengupayakan Pangan

Sektor Pertanian Masih Dominan Mengupayakan Pangan

Wakil Walikota (Wawali) Magelang, Windarti Agustina hari senin (27/07/2020) menghadiri kegiatan Tatap Muka Kapolres Magelang Kota Bersama Forkopimda Kota Magelang yang digelar Polres Magelang Kota di 3 kecamatan. Kegiatan digelar di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Rejeki Kelurahan Magelang, Gapoktan Ngudi Makmur Kelurahan Kramat Selatan dan Gapoktan Karya Jaya/Poktan Campursari Kelurahan Tidar Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0705 Magelang, Kejaksaan Negeri Magelang, Pengadilan Negeri Magelang, Camat, Lurah, Penyuluh Pertanian dan puluhan petani Kota Magelang.

Dalam kegiatan tersebut Polres Magelang Kota memberikan bantuan sarana produksi (saprodi) pertanian berupa benih padi, benih palawija, pupuk NPK dan handsprayer elektrik kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di setiap kecamatan. Bantuan saprodi diserahkan oleh Wakil Walikota Magelang, Kapolres Magelang Kota, Dandim 0705, Kejari Magelang, Perwakilan PN Magelang dan Kadisperpa Magelang. Selain pemberian bantuan saprodi, kegiatan juga diisi dengan sambutan pengarahan dari Wawali, Kapolresta, Dandim dan Kadisperpa Kota Magelang serta tanam padi secara simbolis di lahan sawah Tidar Selatan oleh Wawali dan Kapolres Magelang Kota.

Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina dalam sambutannya mewakili Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Magelang kepada Polres Magelang Kota yang mewujudkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan saprodi kepada Gapoktan-Gapoktan yang ada di 3 kecamatan. Windarti mengungkapkan sejauh ini sektor pertanian di Kota Magelang masih sangat dibutuhkan kontribusinya untuk memenuhi ketersediaan pangan daerah. Sektor pertanian, lanjutnya, masih dominan selama petani mengupayakan pangan. Menurutnya pertanian terbukti sebagai sektor utama yang masih eksis selama pandemi covid, bahkan banyak sekali menunjang ketahanan ekonomi masyarakat. “Saya harapkan petani jangan pernah putus komunikasi dengan Disperpa ketika mengalami kendala di lapangan,”tuturnya.

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, Windarti memotivasi petani Kota Magelang untuk tetap semangat meningkatkan produksi pertaniannya. Namun ia juga menekankan kepada petani untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan selama proses berproduksi. Antara lain jaga jarak, penggunaan masker dan rajin mencuci tangan. “Menjaga produksi pangan sangat penting, tetapi jauh lebih penting menjaga kesehatan diri selama beraktivitas dengan menjalankan protokol kesehatan,”tegasnya.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan dalam sambutannya bersyukur instansi yang dipimpinnya masih dapat berkontribusi membantu para petani pejuang pangan di Kota Magelang sekaligus meringankan beban ongkos produksi usahatani petani. Nugroho berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk mendukung kegiatan produksi pangan para petani di era adaptasi kebiasaan baru. Ia menilai meskipun produksi hasil pertanian di Kota Magelang belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi di tingkat Kota, namun produksi hasil pertanian tetap harus dioptimalkan untuk mengurangi defisit kebutuhan konsumsi di tingkat Kota Magelang. “Saya senang bapak-bapak masih bersemangat menjalankan usaha pertaniannya, sekaligus menjadi garda terdepan penyedia pangan masyarakat,”katanya.

https://lu.ma/iwzxevcp

https://lu.ma/zpql98ga

https://lu.ma/cd5tvmuw

https://lu.ma/ifeew4wo

https://lu.ma/527fhzc7

       Terpisah Kadisperpa, Eri Widyo Saptoko menandaskan Disperpa terus mencari formula dan terobosan-terobosan untuk meningkatkan produksi sektor pertanian, pangan, peternakan dan perikanan. Antara lain melalui pengembangan pertanian perkotaan terintegrasi (integrated urban farming). Hal ini dilandasi kondisi luas lahan pertanian yang semakin berkurang, per tahun konversi penggunaan lahan dari pertanian ke non pertanian sekitar 4-5 hektar. Sampai sejauh ini luas lahan pertanian masih sekitar 161,34 ha dengan rincian 142,83 ha sawah dan 18,51 ha tegalan. “Namun sesuai data BPS tahun 2019, luas lahan pekarangan di Kota Magelang mencapai 1.234,85 ha sehingga kita masih berpeluang besar untuk mengembangkan usahatani khususnya hortikultura berbasis pemanfaatan pekarangan,”pungkasnya. (among_wibowo, red)
Wakil Walikota (Wawali) Magelang, Windarti Agustina hari senin (27/07/2020) menghadiri kegiatan Tatap Muka Kapolres Magelang Kota Bersama Forkopimda Kota Magelang yang digelar Polres Magelang Kota di 3 kecamatan. Kegiatan digelar di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Rejeki Kelurahan Magelang, Gapoktan Ngudi Makmur Kelurahan Kramat Selatan dan Gapoktan Karya Jaya/Poktan Campursari Kelurahan Tidar Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0705 Magelang, Kejaksaan Negeri Magelang, Pengadilan Negeri Magelang, Camat, Lurah, Penyuluh Pertanian dan puluhan petani Kota Magelang.

Dalam kegiatan tersebut Polres Magelang Kota memberikan bantuan sarana produksi (saprodi) pertanian berupa benih padi, benih palawija, pupuk NPK dan handsprayer elektrik kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di setiap kecamatan. Bantuan saprodi diserahkan oleh Wakil Walikota Magelang, Kapolres Magelang Kota, Dandim 0705, Kejari Magelang, Perwakilan PN Magelang dan Kadisperpa Magelang. Selain pemberian bantuan saprodi, kegiatan juga diisi dengan sambutan pengarahan dari Wawali, Kapolresta, Dandim dan Kadisperpa Kota Magelang serta tanam padi secara simbolis di lahan sawah Tidar Selatan oleh Wawali dan Kapolres Magelang Kota.

Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina dalam sambutannya mewakili Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Magelang kepada Polres Magelang Kota yang mewujudkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan saprodi kepada Gapoktan-Gapoktan yang ada di 3 kecamatan. Windarti mengungkapkan sejauh ini sektor pertanian di Kota Magelang masih sangat dibutuhkan kontribusinya untuk memenuhi ketersediaan pangan daerah. Sektor pertanian, lanjutnya, masih dominan selama petani mengupayakan pangan. Menurutnya pertanian terbukti sebagai sektor utama yang masih eksis selama pandemi covid, bahkan banyak sekali menunjang ketahanan ekonomi masyarakat. “Saya harapkan petani jangan pernah putus komunikasi dengan Disperpa ketika mengalami kendala di lapangan,”tuturnya.

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, Windarti memotivasi petani Kota Magelang untuk tetap semangat meningkatkan produksi pertaniannya. Namun ia juga menekankan kepada petani untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan selama proses berproduksi. Antara lain jaga jarak, penggunaan masker dan rajin mencuci tangan. “Menjaga produksi pangan sangat penting, tetapi jauh lebih penting menjaga kesehatan diri selama beraktivitas dengan menjalankan protokol kesehatan,”tegasnya.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan dalam sambutannya bersyukur instansi yang dipimpinnya masih dapat berkontribusi membantu para petani pejuang pangan di Kota Magelang sekaligus meringankan beban ongkos produksi usahatani petani. Nugroho berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk mendukung kegiatan produksi pangan para petani di era adaptasi kebiasaan baru. Ia menilai meskipun produksi hasil pertanian di Kota Magelang belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi di tingkat Kota, namun produksi hasil pertanian tetap harus dioptimalkan untuk mengurangi defisit kebutuhan konsumsi di tingkat Kota Magelang. “Saya senang bapak-bapak masih bersemangat menjalankan usaha pertaniannya, sekaligus menjadi garda terdepan penyedia pangan masyarakat,”katanya.

       Terpisah Kadisperpa, Eri Widyo Saptoko menandaskan Disperpa terus mencari formula dan terobosan-terobosan untuk meningkatkan produksi sektor pertanian, pangan, peternakan dan perikanan. Antara lain melalui pengembangan pertanian perkotaan terintegrasi (integrated urban farming). Hal ini dilandasi kondisi luas lahan pertanian yang semakin berkurang, per tahun konversi penggunaan lahan dari pertanian ke non pertanian sekitar 4-5 hektar. Sampai sejauh ini luas lahan pertanian masih sekitar 161,34 ha dengan rincian 142,83 ha sawah dan 18,51 ha tegalan. “Namun sesuai data BPS tahun 2019, luas lahan pekarangan di Kota Magelang mencapai 1.234,85 ha sehingga kita masih berpeluang besar untuk mengembangkan usahatani khususnya hortikultura berbasis pemanfaatan pekarangan,”pungkasnya. (among_wibowo, red)



Category : general

VIRUS.19 Meet the blobs, French astronaut Thomas Pesquets unusual space companions Thomas Pesquet ready to blast back to the International Space Station

VIRUS.19 Meet the blobs, French astronaut Thomas Pesquets unusual space companions Thomas Pesquet ready to blast back to the International Space Station

- VIRUS.19 Meet the blobs, French astronaut Thomas Pesquets unusual space companions Thomas Pesquet ready to blast back to the International Space Station


sports Watches - The functions & benefits of the Ion sports Bracelet Watch

sports Watches - The functions & benefits of the Ion sports Bracelet Watch

- When you need the best pool services in Northern Virginia, you have a lot of different options to choose from. Whether your pool is an above ground pool in-


Top Reasons to Get a Amazon AWS-Certified-DevOps-Engineer-Professional Certification

Top Reasons to Get a Amazon AWS-Certified-DevOps-Engineer-Professional Certification

- A degree in Masters of Enterprise Administration is really an indicates of kick-starting your career excellent soon just after its


Newest Juniper JN0-1361 Exam Dumps – Actual JN0-1361 Practice Test Questions

Newest Juniper JN0-1361 Exam Dumps – Actual JN0-1361 Practice Test Questions

- The JN0-1361 Desktop and Juniper JN0-1361 exam dumps Web-Based Practice programming have comparative highlights aside from the establishment.